Minggu, 01 Desember 2019

Ekonomi Koperasi


MAKALAH TENTANG EKONOMI KOPERASI





Di susun oleh : Syadela 
NPM : 15217814
Kelas : 3EA21


Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi
Universitas Gunadarma
PTA 2019/2020



SEMUKLUNG 
(SEJATI MULIA BERSAMA KOPERASI SRINADI KLUNGKUNG)


Tugas ini diajukan untuk  memenuhi tugas dari  mata kuliah ini , yaitu mata kuliah Ekonomi Koperasi , disini Saya akan menganalisis salah satu koperasi yang akan saya analisis, yaitu Koperasi yang bergerak di bidang unit usaha , Yaitu Koperasi Srinadi Klungkung yang berada di alamat : JL. Mahoni, Klungkung, Semarapura, Bali, Indonesia.

Profil Koperasi Srinadi Klungkung



Para pendiri Republik Indonesia tercinta ini telah meletakkan Dasar Negara dengan Pancasilanya. Begitu pula dalam membangun sistem perekonomian yang didasari Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 untuk mencapai pemerataan, keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat bangun usahanya adalah melalui “KOPERASI”.

Beliau ingin membuktikan bahwa Koperasi bila dikelola dengan baik akan sangat bermanfaat dan berguna sebagaimana fungsi dan tujuannya. Dengan jumlah pedagang ribuan merupakan modal yang sangat berharga untuk dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu sebagai suplementer adalah melalui lembaga Koperasi Pedagang Pasar yang dirasa tepat dan mutlak diperlukan  diharapkan sifat simbiosisnya lebih cepat mendorong terwujudnya cita-cita.

Maka pada tanggal 14 Januari 1985 melalui rapat pembentukan yang di hadiri oleh :


      • Ngk. Putu Mega dari unsur Pengelola Pasar (Kepala Pasar)
      •  I Gde Nuaba dari unsur Pedagang.
      •  I Ngh. Sukra dari unsur Pengelola Pasar (Karyawan Pasar)
      •  I Nengah Murdana dari unsur Pedagang.
      •   Ahmad Sudarman dari unsur Pedagang.


      Sepakat untuk mendirikan perkumpulan Koperasi dengan nama Koperasi Pasar Srinadi Klungkung yang disingkat Koppas SRINADI dengan Badan Hukum Nomor : 1089/BH/VIII tanggal 14 Desember 1985.



      BAB I

      KONSEP ALIRAN DAN SEJARAH KOPERASI

      a)      Pengertian Koperasi Secara Umum

      Menurut Undang – Undang Dasar Koperasi Nomor 25 Tahun 1992 “Koperasi merupakan badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi yang yang melandaskan kegiatanya berdasarkan atas azas kekeluargaan”.
      Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor 27 “Koperasi adalah badan usaha yang menggorganisasir pemanfaatan.dan pendayagunaan sumber daya ekonomi para anggotanya atas dasar prinsip – prinsip koperasi dan kaidah usaha ekonomi untuk meningkatkan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakat kerja pada umumnya”. Dengan demikian maka koperasi merupakan gerakan ekonomi rakyat dan sokoguru perekonomian nasional.

      Maka dengan adanya pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa kateristik atau ciri – ciri utama koperasi adalah sebagai berikut :

                1. Koperasi dibentuk oleh orang seorang yang memilki satu kepentingan atau satu tujuan ekonomi yang sama.
                2. Koperasi didirikan dan dikembangkan dengan azas kekeluargaan, yang mengikat pada nilai percaya diri, saling membantu/kesetiakawanan, keadilan, persamaan, dan demokrasi.
                3. Koperasi didirikan, dimodali, dibiayai, diatur, dan diawasi serta dimanfaatkan sendiri oleh anggotanya.
                4. Fungsi dari badan koperasi adalah menunjang kepentingan ekonomi anggotanya dalam rangka memajukan kesejahteraan anggotanya.
                5. Jika terdapat kelebihan dari hasil usaha maka kelebihan itu digunakan untuk dana cadangan dan pemenuhan kebutuhan dari masyarakat umum yang bukan termasuk dari pada anggota koperasi.

      b)     Konsep Koperasi

      Konsep koperasi menjadi 3 (tiga) macam yakni :

      1.      Konsep koperasi barat

      Koperasi adalah organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang – orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbale balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.

      2.      Konsep koperasi sosialis

      Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
      Tujuannya untuk merasionalkan factor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif.

      3.      Konsep koperasi negara berkembang

      Konsep ini mampunyai ciri –ciri yaitu dominasi dari pemerintah yang terlalu campur tangan dalam hal pembinaan dan pengembangannya.
      Tujuan dari konsep ini yaitu lebih untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.



      c)     Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi

      Perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan system perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda. Sebaliknya, setiap system perekonomian suatu bangsa juga akan menjiwai ideology bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai system perekonomian dan ideologi bangsa tersebut. Secara umum aliran koperasi yang dianut oleh pelbagai negara di dunia dapat dikelompokan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungannya dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran yaituAliran Yardstick, Aliran Sosialis, Aliran Persemakmuran (Commonwealth)
                1.   Aliran Yardstick

      Ciri – ciri Aliran Yardstick :
                      1.  Aliran ini ada pada negara yang berideologi kapitalis atau ekonomi liberal.

                2.  Fungsi koperasi dari pada aliran ini adalah sebagai kekuatan untuk mengimbangi, menetralkan, serta mengoreksi kesalahan.

                    3.  Peran pemerintah tidak ada karena kebnberhasilan dan kejatuhan koperasi ditanggung sepenuhnya oleh para anggotanya.

                 4. Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara – negara barat, misalnya AS, Swedia, Denmark, Jerman, Belanda dll.
                 

           2.  Aliran Sosialis

      Ciri – ciri Aliran Sosialis :

        1.   Koperasi hanya sebagai alat yang efektif untuk mensejahterakan masyarakat dan menyatukan rakyat.
         2.       Pengaruh aliran ini lebih kuat pada negara Eropa Timur dan Rusia.

            3.  Aliran Persemakmuran (Commonwealth)

                                    1.  Koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam meningkatkan kualitas ekonomi masyarakat.
                           2.  Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.
                   
      Hubungan pemerintah dengan gerakan koperasi bersifat “Kemitraan (Partnership). Pemerintah sangat berperan dalam menciptakan pertuimbuhan ekonomi yang stabil bagi koperasi.

               d)    Sejarah Perkembangan Koperasi 

      Perkembangan usaha Koperasi Pasar Srinadi Klungkung, sejalan dengan perkembangan usaha anggota karena didalam mengembangkan usaha yang menjadi pertimbangan utama adalah keterkaitan langsung bidang usaha anggota. Sehingga semua unit pelayanan yang ada mendapat sambutan yang positip dari anggota karena betul-betul menyentuh kebutuhan dari anggota. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap kesejahteraan anggota sesuai dengan tujuan koperasi itu sendiri.

      Adanya kepercayaan yang kuat dari anggota sebagai asset yang utama didalam mengembangkannya sehingga kemampuan dari segi permodalan dapat ditingkatkan. Hal ini akan berpengaruh terhadap pengembangan sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang seimbang sehingga pelayanan kepada anggota dapat maksimal.

      Perkembangan organisasi Koperasi :

      NO
      U R A I A N
      TH. 2011
      TH. 2012
      TH.2013
      TH. 2014
      1
      Penasehat
      1 orang
      1 orang
      2 orang
      2 orang
      2
      Pengurus
      3 orang
      3 orang
      3 orang
      3 orang
      3
      Pengawas
      3 orang
      3 orang
      3 orang
      3 orang
      4
      Manejer Umum
      1 orang
      1 orang
      2 orang
      2 orang
      5
      Menejer Unit
      8 orang
      8 orang
      7 orang
      8 orang
      6
      Karyawan / Wati
      229 orang
      321 orang
      335 orang
      330 orang
      7
      Anggota
      10.628 orang
      11.460 orang
      11.894. orang
      12.134 orang

       WILAYAH KERJA :
       
      Pada awal berdirinya wilayah kerja hanya terbatas didalam Pasar Umum Klungkung saja, namun dengan keluarnya Inpres. No. 18 tahun 1998 membawa nuansa baru bagi gerakan koperasi secara umum dimana memberikan kesempatan secara luas untuk membentuk dan mengelola koperasi tanpa batas wilayah kerja, sehingga koperasi menjadi lebih mandiri dan bebas melakukan aktifitas.
      Atas dasar itulah wilayah kerja yang awalnya hanya terbatas didalam Pasar Umum Klungkung saja dikembangkan jangkauannya meliputi seluruh wilayah Pasar Sekabupaten Klungkung, dengan pertimbangan sepanjang untuk pelayanan anggota koperasi dan sebagai strategi untuk menangkap peluang yang beraspek ekonomi sebagai kegiatan usaha yang mempunyai dan dapat meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat di sekitar wilayah usaha koperasi.

      Wilayah usaha yang telah dilayani adalah :
       
      - Pasar Umum Semarapura.
      - Pasar Umum Galiran.
      - Pasar Umum Kusamba.

      Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia

      Sejarah berdirinya koperasi dimulai pada tahun 1895. Pada tahun itu koperasi didirikan di Leuwiliang pendirinya RN Ariawiriatmadja, Patih Puurwokerto dkk. Pada saat itu Koperasi hanya berbentuk Bank Simpan Pinjam. Yang nantinya bank itu digunakan untuk menolong teman sejawat beliau yaitu para pegawai negeri pribumi.
      Dan pada tahun 1920 diadakan Coperative Commissie yang diketuai oleh Dr. JH. Boeke sebagai Adviseur voor Volkscredietwezen. Komisi ini diberi tugas untuk penyelidikan akan manfaat koperasi.
      Pada Tanggal 12 Juli 1947 Diselenggarakannya kongres gerakan koperasi se Jawa yang pertama di Tasikmalaya.
      Di Tahun 1960 Pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 140 tentang Penyaluran Bahan Pokok dan menugaskan koperasi sebagai pelaksananya.
      Pada tahun berikutnya diselenggarakan Musyawarah Nasional Koperasi I (Munaskop I) di Surabaya untuk melaksanakan Demokrasi Terpimpin dan Ekonomi Terpimpin.
      Tahun 1965, Pemerintah mengeluarkan Undang – undang No. 14 Tahun 1965, dimana Prinsip NASAKOM diterapkan di dalam koperasi dan ditahun ini juga dilaksanakan Munaskop ke II.
      Di tahun selanjutnya pemerintah mengeluarkan Undang – undang No. 12 Tahun 1967 tentang Pokok – pokok Koperasi disempurnakan dan diganti dengan UU No. 25 Tahun 1922 Tentang Perkoperasian.
      Dan di tahun 1955 pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No. 9 Tahun 1995 tentang kegiatan Usaha Simpan Pinjam dan Koperasi.



      BAB II

      Pengertian dan Prinsip-Prinsip Koperasi


                    A.   Pengertian Koperasi

      Koperasi mengandung makna”kerja sama”. Koperasi (cooperative) bersumber dari kata co-operation yang artinya “kerja sama”. Ada juga yang mengartikan koperasi dalam nama lain. Enriques memberi kan pengertian koperasi yaitu menolong satu sama lain (to help one another) atau saling bergandeng tangan (hand in hand). Menurut UU No.25/1992 koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasar atas azas kekeluargaan. Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social dan beranggotakan orang – orang, badan - badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

      Secara definisi koperasi Srinadi Klungkung adalah sebuah usaha bersama yang beranggotakan orang-orang dari masyarakat Klungkung dan merekalah sesungguhnya pemilik Koperasi tersebut, demikian pula Koperasi Pasar Srinadi keberadaannya milik masyarakat Klungkung khususnya anggota Koperasi. Koperasi Srinadi Klungkung bergerak dalam bidang unit usaha , yang terdiri dari unit simpan pinjam, unit grosir, unit swalayan, unit percetakan dan konveksi, unit toko swalayan bangunan, unit supermarket inti, unit wisata tirta (waterboom), unit bengkel  (one stop service), unit radio (PT. Srinadi fm). Yang berdiri pada tahun 1985 diSemarapura, Bali, Indonesia. Sehingga koperasi Srinadi Klungkung ini dalam pelaksanaannya yaitu usaha Koperasi dijalankan oleh pengurus sesuai tugasnya masing-masing sebagai mandat dari anggota agar memperoleh keuntungan yang akan dibagikan kembali keanggota melalui sisa hasil usaha ( SHU ).

                                B.   Tujuan Koperasi

      Berdasarkan UU No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 3 , tujuan koperasi adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional , dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

      Setiap koperasi pasti memiliki Visi & misi nya sendiri , termasuk Koperasi Srinadi Klungkungyang memiliki Visi & Misi sebagai berikut :
      Visi

      Tercapainya peningkatan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya melalui usaha bersama sesuai dengan amanah pasal 33 UUD 1945 dan prinsip2 Koperasi

      Misi
      1. Membuka kesempatan seluas - luasnya kepada masyarakat untuk menjadi anggota
      2. Menguatkan dan mengembangkan organisasi dan lembaga
      3. Meningkatkan dan mengembangkan kualitas SDM
      4. Meningkatkan kualitas pelayanan usaha berdasarkan atas azas kekeluargaan
      5. Melakukan Prinsip-prinsip koperasi secara maksimal
      6. Mengelola secara maksimal potensi yang ada di kabupaten Klungkung dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama sesuai AD/ART, sebagai wujud meningkatkan peran Koperasi pasar srinadi klungkung terhadap pembangunan daerah klungkung
      7. Meningkatkan Kepedulian sosial (CSR) Koperasi pasar Srinadi klungkung sejalan dengan konsep TRI HITA KARANA Melalui Promosi usaha yang dikaitkan event-event / Lomba - lomba baik bidang pendidikan, olahraga, seni, budaya, agama dan kegiatan sosial lainya
      Motto /  Jargon :

      “ Bersama Kami Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan “

       

      C.    Prinsip - Prinsip Koperasi


      Prinsip-prinsip koperasi (cooperative principles) adalah ketentuan-ketentuan pokok yang berlaku dalam koperasi dan di jadikan sebagai pedoman kerja koperasi. Sebagaimana filosofi Koperasi Serba Usaha Artha Mandiri Abadi, prinsip koperasi yang di gunakan adalah Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992 yaitu sebagai berikut.
      • Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
      • Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
      • Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing
      • Pemberian batas jasa yang terbatas terhadap modal
      • Kemandirian
      • Pendidikan perkoperasian
      • Kerja sama antar koperasi


      BAB III

      Organisasi dan Manajemen Koperasi
                         A.   Bentuk Organisasi

      Menurut Hanel Organisasi adalah Suatu sistem sosial ekonomi atau sosial teknik yang terbuka dan berorientasi pada tujuan. Di Indonesia bentuk struktur organisasi dari kopersi  yaitu : Rapat Anggota, Pengurus, Pengelola dan Pengawas.Dan Rapat Anggota bertujuan yaitu antara lain :
      1.      Wadah anggota untuk mengambil keputusan
      2.      Pemegang Kekuasaan Tertinggi, dengan tugas :
      3.      Penetapan Anggaran Dasar
      4.      Kebijaksanaan Umum (manajemen, organisasi & usaha koperasi)
      5.      Pemilihan, pengangkatan & pemberhentian pengurus
      6.      Rencana Kerja, Rencana Budget dan Pendapatan serta pengesahan Laporan Keuangan
      7.      Pengesahan pertanggung jawaban
      8.      Pembagian SHU
      9.      Penggabungan, pendirian dan peleburan

      SUSUNAN KEPENGURUSAN/ PENGELOLA

      Berdasarkan hasil keputusan Rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2013, yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 Januari 2014 memutuskan susunan Pengurus perioda 2014 – 2019 sebagai berikut :  

      1.   Penasehat :
                                - I Nyoman Suwirta,S.Pd,MM.
                                - I Komang Widiyasa Putra,S.STp,M.Ap

      2.   Pengurus  :
                              - Drs. Ngakan Made Nata : Ketua.
                             - I Kadek Suastik :  Sekretaris.
                             - Luh Susun : Bendahara.

      3.  Pengawas    :
                            - I Made Dala : Ketua.
                            - I Wayan Sunantra,S :  Anggota.
                            - I Nengah Murdana : Anggota.

      PENGELOLA

      1.   Manajer Unit    :
                        -  Simpan Pinjam : Ni Ketut Sucita.
                        -  Retail : I Ngh. Sujena Arinatha,SE
                        -  Grosir : I Wayan Suardana.
                        -  Swalayan Mini  : Cok Istri Semara Dewi
                        -  Supermarket Inti  : I Putu Ardana,SP
             -  Percetakan&Konveksi : Dewa Nym Sedana Yasa 
                         -  Toko Bangunan : I Wayan Wijaya.
                         -  Wisata Tirta : I Kdk. Boby Darmawan
                         -  Bengkel & Radio : I Komang Sudarma

       2.  Dengan jumlah karyawan-karyawati    : 335 orang.


                             B.  Pola Manajemen Koperasi

      Definisi Manajemen menurut Stoner adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan
      Sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan.
      Menurut Prof. Ewell Paul Roy, Ph.D mengatakan bahwa manajemen koperasi melibatkan 4 unsur (perangkat) yaitu :
            a.   Anggota
            b.   Pengurus
            c.   Manajer
             d.   Karyawan merupakan penghubung antara manajemen dan anggota pelanggan

      Sedangkan menurut UU No. 25/1992 yang termasuk Perangkat Organisasi Koperasi adalah :
             a.   Rapat anggota
             b.   Pengurus
             c.   Pengawas
             d.  Rapat Anggota

      Setiap anggota koperasi mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Seorang anggota berhak menghadiri rapat anggota dan memberikan suara dalam rapat anggota serta mengemukakan pendapat dan saran kepada pengurus baik di luar maupun di dalam rapat anggota. Anggota juga harus ikut serta mengadakan pengawasan atas jalannya organisasi dan usaha koperasi.

      Anggota 

      Anggota secara keseluruhan menjalankan manajemen dalam suatu rapat anggota dengan menetapkan :
      • Anggaran dasar
      • Kebijaksanaan umum serta pelaksanaan keputusan koperasi
      • Pemilihan/pengangkatan/pemberhentian pengurus dan pengawas
      • Rencana kerja, pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugasnya
      • Pembagian SHU
      • Penggabungan, peleburan, pembagian dan pembubaran koperasi.

      Pengurus
      Menurut Leon Garayon dan Paul O. Mohn dalam bukunya “The Board of Directions of Cooperatives” fungsi pengurus adalah :
      • Pusat pengambil keputusan tertinggi
      • Pemberi nasihat
      • Pengawas atau orang yang dapat dipercaya
      • Penjaga berkesinambungannya organisasi
      • Simbol

      Pengawas
      Tugas pengawas adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi, termasuk organisasi, usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus, serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan.
      Manajer

      Peranan manajer adalah membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya; mengelola sumberdaya secara efisien, memberikan perintah, bertindak sebagai pemimpin dan mampu melaksanakan kerjasama dengan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi (to get things done by working with and through people).



      Referensi :

      1.  Materi Bahan Ajar Ekonomi Koperasi dari Bapak Muhammad Firdaus Dosen Ekonomi Koperasi kelas  2EB14, Universitas Gunadarma.

      Kamis, 29 Maret 2018

      Tugas B. Inggris

      Lagu All I Ask (Adele)

      I will leave my heart at the door
      (Akan kutingalkan hatiku di pintu)
      I won’t say a word
      (Aku tak kan katakan sepatah katapun)
      They’ve all been said before
      (Mereka semua sudah mengatakan sebelumnya)
      So why don’t we just play pretend
      (Jadi kenapa kita tak berpura-pura saja)
      Like we’re not scared of what’s coming next
      (Seperti kita tak takut yang akan terjadi selanjutnya)
      Or scared of having nothing left
      (Atau takut tak miliki apapun lagi)
      [Pre-Chorus:]
      Now, don’t get me wrong
      (Sekarang, jangan salah paham)
      I know there is no tomorrow
      (Aku tahu tak ada hari esok)
      All I ask is
      (Segenap yang kupinta)
      [Chorus:]
      If this is my last night with you
      (Jika inilah malam terakhirku bersamamu)
      Hold me like I’m more than just a friend
      (Peluk aku seperti bukan teman biasa)
      Give me a memory I can use
      (Beri aku kenangan yang bisa kukenang)
      Take me by the hand while we do what lovers do
      (gapai tanganku selagi kita melakukan apa yang sepasang kekasih lakukan)
      It matters how this ends
      (Itu penting bagaimana ini berakhir)
      Cause what if I never love again?
      (Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?)
      [Verse 2:]
      I don’t need your honesty
      (Aku tak butuh kejujuranmu)
      It’s already in your eyes and I’m sure my eyes, they speak for me
      (Itu sudah dipandanganmu dan aku yakin dipandanganku, mereka berbicara untuk ku)
      No one knows me like you do
      (Tak ada yang tahu diriku ku, seperti yang kau lakukan)
      And since you’re the only one that matters, tell me who do I run to?
      (Dan semenjak kau menjadi satu-satunya yang penting, katakan padaku siapa yang harus aku tuju?)
      [Pre-Chorus:]
      Now, don’t get me wrong
      (Sekarang, jangan salah paham)
      I know there is no tomorrow
      (Aku tahu tak ada hari esok)
      All I ask is
      (Segenap yang kupinta)
      [Chorus:]
      If this is my last night with you
      (Jika inilah malam terakhirku bersamamu)
      Hold me like I’m more than just a friend
      (Peluk aku seperti bukan teman biasa)
      Give me a memory I can use
      (Beri aku kenangan yang bisa kukenang)
      Take me by the hand while we do what lovers do
      (gapai tanganku selagi kita melakukan apa yang sepasang kekasih lakukan)
      It matters how this ends
      (Itu penting bagaimana ini berakhir)
      Cause what if I never love again?
      (Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?)
      [Bridge:]
      Let this be our lesson in love
      (Biarlah ini menjadi pelajaran cinta kita)
      Let this be the way we remember us
      (Biarlah ini menjadi cara kita saling menginat)
      I don’t wanna be cruel or vicious
      (Aku tak ingin menjadi kejam atau jahat)
      And I ain’t asking for forgiveness
      (Dan aku tak meminta pengampunan)
      All I ask is…
      (Segenap yang kupinta...)
      [Chorus:]
      If this is my last night with you
      (Jika inilah malam terakhirku bersamamu)
      Hold me like I’m more than just a friend
      (Peluk aku seperti bukan teman biasa)
      Give me a memory I can use
      (Beri aku kenangan yang bisa kukenang)
      Take me by the hand while we do what lovers do
      (gapai tanganku selagi kita melakukan apa yang sepasang kekasih lakukan)
      It matters how this ends
      (Itu penting bagaimana ini berakhir)
      Cause what if I never love again?
      (Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi?)

      Kenapa Memilih Lagu  ?

      Karena lagu adalah sumber belajar b.inggris yang tepat disini saya mengambil salah satu lagu yaitu All I Ask – Adele. Makna tentang lirik lagunya ini, sudah banyak di internet jadi saya hanya tinggal cari lagu ini dan keluarlah terjemahan dalam bahasa Indonesianya.
      So far, makna lagu All I Ask menurut versi saya lagu ini menceritakan tentang sepasang teman (laki – laki dan perempuan) yang kemudian salah satu diantara mereka (menurut gue sih pihak si perempuan) yang mau pergi entah kemana. Don’t get me wrong, kenapa gue bilang kisah disini pertemanan? Merujuk ke lirik “hold me like I’m more than just a friend”
      Selanjutnya ada pembahasan lagu ini tentang pergi, dalam suatu pertemuan pasti ada yang namanya perpisahan, di bagian si perempuan ini mengutarakan satu permintaannya dia yaitu “if this is my last night with you, hold me like I’m more than just a friend. Give me a memory I can use, take me by the hand while we do what lovers do. It matters how this ends.” yang artinya Jika inilah malam terakhirku bersamamu, peluk aku seperti bukan teman biasa, beri aku kenangan yang bisa kukenang, gapai tanganku selagi kita melakukan apa yang sepasang kekasih lakukan, Itu penting bagaimana ini berakhir.
      Lirik selanjutnya “Cause what if I never love again..” yang artinya  “Karena bagaimana jika aku tak pernah mencintai lagi” yaa menurut saya ini ada sisi hyperbolic dari sebuah lagu aja biar pendengarnya lebih baper atau makin galau. Perpisahan itu pasti terjadi dan pasti sedih, but it doesn’t mean “you’ll never find a love (again)” kan? Karena pengalaman saya, faktanya… “You could always find a new love, in a new place as long as you always open your heart for the new one.” Persoalan cepat atau lambatnya, itu tergantung pribadi kita masing – masing cepet gak move on nya. 
      Jadi menurut saya, kalo ada yang lagi mengalami masa – masa kayak gini, perpisahan sama temen , saudara, atau keluarga NIKMATILAH. Nikmati maksud gue yaa give your best thing you could do for them. Kasih kado, meet up, pergi ke tempat yang belum pernah kalian kunjungi sebelumnya, main kesini, pergi kesana, everything you could do. Intinya sih spending time as much as possible. Jangan sampe kalian ada kata penyeselan diakhirnya.


      Kesimpulan:

      B. Indonesia
                  Jadi kesimpulannya adalah saya memilih lagu untuk bahan belajar saya dalam b,inggris, karena lagu kita pasti akan mendengarkan alunan music dan liriknya, dan dari situlah ada rasa ingin mencari tahu tentang makna lagu yang sedang kita dengarkan, contohnya seperti lagu diatas alunan music dan liriknya seperti lagu sedih dari situ saya ingin mencari tahu “apasih artinya?” Nah dari rasa penasaran itu akan menimbulkan kita untuk menerjemahkan satu persatu lirik dari sebuah lagu yang kita dengarkan
      B. Inggris

                  So the conclusion is I chose the song for my study material in b, english, because our song will surely listen to the music and lyrics, and from there there is a sense of wanting to find out about the meaning of the song we are listening to, such as the song above "All I ask" the music and lyrics like a sad song from there I want to find out "what means?" Well from the curiosity it will cause us to translate one by one lyrics of a song that we listen to

      Universitas Gunadarma
      1EA22



      (SYADELA)

      Sabtu, 13 Januari 2018

      Bauran Pemasaran

      Bauran pemasaran (Marketing Mix)  merupakan alat pemasaran yang baik yang berada dalam suatu perusahaan, dimana perusahaan mampu mengendalikannya agar dapat mempengaruhi respon pasar sasaran. 

      Adapun ketujuh unsur marketing mix tersebut dapat diuraikan sebagai berikut: 

      1. Produk 

      Produk (product), adalah mengelola unsur produk termasuk perencanaan dan pengembangan produk atau jasa yang tepat untuk dipasarkan dengan mengubah produk atau jasa yang ada dengan menambah dan mengambil tindakan yang lain yang mempengaruhi bermacam-macam produk atau jasa. 

      2. Harga 

      Harga (price), adalah suatu sistem manajemen perusahaan yang akan menentukan harga dasar yang tepat bagi produk atau jasa dan harus menentukan strategi yang menyangkut potongan harga, pembayaran ongkos angkut dan berbagi variabel yang bersangkutan. 

      3. Distribusi 

      Distribusi (place), yakni memilih dan mengelola saluran perdagangan yang dipakai untuk menyalurkan produk atau jasa dan juga untuk melayani pasar sasaran, serta mengembangkan sistem distribusi untuk pengiriman dan perniagaan produk secara fisik. 

      4. Promosi 

      Promosi (promotion), adalah suatu unsur yang digunakan untuk memberitahukan dan membujuk pasar tentang produk atau jasa yang baru pada perusahaan melalui iklan, penjualan pribadi, promosi penjualan, maupun publikasi. Baca pula: Pengertian Iklan dan Jenis-Jenisnya. 

      5. Sarana Fisik 

      Sarana fisik (Physical Evidence), merupakan hal nyata yang turut mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dan menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan. Unsur yang termasuk dalam sarana fisik antara lain lingkungan atau bangunan fisik, peralatan, perlengkapan, logo, warna dan barang-barang lainnya. 

      6. Orang 

      Orang (People), adalah semua pelaku yang memainkan peranan penting dalam penyajian jasa sehingga dapat mempengaruhi persepsi pembeli. Elemen dari orang adalah pegawai perusahaan, konsumen, dan konsumen lain. Semua sikap dan tindakan karyawan, cara berpakaian karyawan dan penampilan karyawan memiliki pengaruh terhadap keberhasilan penyampaian jasa. 

      7. Proses 

      Proses (Process), adalah semua prosedur aktual, mekanisme, dan aliran aktivitas yang digunakan untuk menyampaikan jasa. Elemen proses ini memiliki arti sesuatu untuk menyampaikan jasa. Proses dalam jasa merupakan faktor utama dalam bauran pemasaran jasa seperti pelanggan jasa akan senang merasakan sistem penyerahan jasa sebagai bagian jasa itu sendiri. 

      Senin, 01 Januari 2018

      Pengendalian Internal dan Kas
      a)    PENGENDALIAN INTERN
      Sistem pengendalian intern yang dirancang dengan baik akan dapat mendorong ditetapkannya kebijakan manajemen. Pengendalian intern meliputi semua perencanaan dari suatu organisasi dan semua metode serta prosedur yang diterapkan manajemen dalam rangka untuk:
      1.       Menjaga asset perusahaan dari pencurian, pembobolan, perampokan, manipulasi, korupsi yang dilakukan (fraud) oleh pihak-pihak tertentu, serta penggunaan harta kekayaan perusahaan yang tidak diotorisasi.
      2.       Meningkatkan akurasi dan kepercayaan dari catatan akuntansi dengan cara mengurangi risiko kesalahan (error) dalam proses akuntansi yang dilakukan.
      Prinsip dari pengendalian internal adalah sebagai berikut:
      1.       Menetapkan tanggung jawab Penugasan diberikan kepada satu orang saja.
      - Manajemen harus menetapkan tanggung jawab secara jelas.
      - Tiap orang memiliki tanggung jawab untuk tugas yang diberikan kepadanya.

                      2.       Pemisahan tanggung jawab.
                             - Tanggung jawab atas pekerjaan dan tugas harus diberikan kepada individu                               yang berbeda
                             - Tanggung jawab untuk memelihara catatan harus terpisah dengan tanggung                             jawab untuk menjaga keadaan fisik kekayaan perusahaan
      3.       Dokumentasi yang lengkap Dokumen memberikan bukti yang kuat atas suatu                   transaksi
      Ada beberapa prinsip dalam prosedur dokumentasi, yaitu:
      - Semua dokumen harus diberi nama terlebih dahulu (prenumbered) yang tercetak, dan
        semua dokumen harus dipertanggungjawabkan.
      - Dokumen sebagai bukti pencatatan akuntansi disampaikan ke bagian akuntansi untuk
        menyakinkan bahwa transaksi telah dicatat tepat waktu.

      4.       Pengendalian fisik dan elektronik
       Sebaiknya perusahaan menerapkan pengendalian secara elektronik disamping cara mekanis dan fisik untuk menjaga kekayaannya. Sebagai contoh penerapan pengendalian mekanis adalah penggunaan kas register, cheque protector. dan contoh pengendalian elektronik adalah pemakaian mesin absensi elektronik sidik jari yang terhubung dengan komputer, cctv (televisi monitor), alarms elektronik, garment sensors.
      5.       Verifikasi pengendalian internal Proses review
      Pengendalian yang efektif dapat dicapai dengan membentuk bagian verifikasi yang bertugas mereview, merekonsiliasi serta menjaga pengendalian intern. Untuk itu harus dilakukan:
      - Verifikasi secara periodik dan mendadak
      - Verifikasi oleh petugas yang independent
      - Penyampaian saran kepada manajer untuk tindakan koreksi

      6.       Pengendalian lainnya
      Segala hal yang berkaitan dengan internal perusahaan seperti Rotasi tanggung jawab karyawan

      B. KAS
      Kas merupakan harta yang paling lancer atau likuid, paling mudah diselewengkan, maka diperlukan suatu sistem dan prosedur akuntansi untuk mencatat dan mengendalikan kas.
      Kas adalah alat pertukaran yang diakui oleh masyarakat umum dan oleh sebab itu merupakan dasar-landasan yang kuat untuk dipakai sebagai alat pengukur terhadap semua kegiatan ekonomi di dalam perusahaan.
      Ada dua kriteria agar alat pembayaran dapat diklasifikasikan sebagai kas :
      1.       Harus dapat diterima umum sebagai alat pembayaran atau diterima oleh bank sebagai simpanan sebesar nilai nominalnya.
      2.       Harus dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk kegiatan sehari-hari
      Kas memiliki sifat-sifat atau karakteristik:
      1.       Kas mempunyai sifat yang aktif tetapi tidak produktif
      2.       Kas (uang tunai) tidak mempunyai identitas kepemilikan dan mempunyai sifat yang mudah dipindahtangankan.

      C. SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KAS
           Akuntansi terhadap kas lebih dititik beratkan pada fungsi penyediaan informasi untuk kepentingan   manajemen terhadap kas. Secara garis besar akuntansi terhadap kas harus diarahkan kepada dua hal yaitu : Administrative dan Accounting Control, yang secara umum terdiri dari:
      1. Menyediakan kas yang cukup untuk operasi perusahaan sehari-hari (likuiditas)
      2. Menghindarkan terjadinya kas yang menganggur (idle money)
      3. Mencegah terjadinya kerugian-kerugian sebagai akibat dari adanya penyalahgunaan terhadap kas.
        Sistem pengendalian intern meliputi semua sarana, alat dan peraturan-peraturan yang digunakan   oleh  perusahaan dengan tujuan untuk :
      1.       Mengamankan dan mencegah terjadinya pemborosan, penyalahgunaan dan ketidak-efisiensian dari sumber ekonomi yang dimiliki perusahaan.
      2.       Menjamin ketelitian dan dapat dipercayainya (reliability) keberadaan data operasional dan akuntansi yang dihasilkan.
      3.       Mendorong tercapainya efisiensi operasi dan dipatuhinya kebijaksanaan manajemen.
         Sistem pengendalian intern tidak dirancang untuk dapat mendeteksi adanya kesalahan- kesalahan, tetapi lebih mengutamakan pada usaha-usaha pencegahan dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dan penyalahgunaan.
      D. PENGAWASAN KAS
         Sistem pengawasan intern suatu perusahaan berbeda dengan perusahaan lain karena bentuk dan jenis perusahaan bermacam-macam. Tetapi ada dasar-dasar tertentu yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk mengadakan pengawasan terhadap kas sebagai berikut:
      Ø  Penerimaan uang
      Prosedur-prosedur pengawasan yang dapat digunakan antara lain:
      1.       Harus ditunjukkan dengan jelas fungsi-fungsi dalam penerimaan kas dari setiap penerimaan kas harus segera dicatat dan disetor ke bank.
      2.       Diadakan pemisahan fungsi antara pengurusan kas dengan fungsi pencatatan kas.
      Ø  Pengeluaran uang
      Beberapa prosedur pengawasan yang penting adalah sebagai berikut:
      1.       Semua pengeluaran uang menggunakan cek kecuali untuk pengeluaranpengeluaran kecil dibayar dari kas kecil.
      2.       Dibentuk dana kas kecil yang diawasi dengan ketat.
      3.       Penulisan cek hanya dilakukan apabila didukung bukti-bukti yang lengkap atau dengan kata lain digunakan sistem voucher.

      E. DANA KAS KECIL  (PETTY CASH FUND)
         Dana kas kecil atau petty cash fund adalah uang kas yang disediakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek.
         Dana ini diserahkan kepada kasir kas kecil yang bertanggung jawab terhadap pembayaran-pembayaran dari dana ini dan terhadap jumlah dana kas kecil. Jika jumlah kas kecil tinggal sedikit, kasir kas kecil akan meminta agar dananya ditambah.
      Dalam hubungannya dengan kas kecil ada dua metode yang digunakan yaitu:
      1. Sistem Imprest
      2. Metode Fluktuasi

      Ø  Sistem Imprest (imprest fund method)

          Dalam sistem ini jumlah dalam rekening kas kecil selalu tetap, yaitu sebesar check yang diserahkan kepada kasir kas kecil untuk membentuk dana kas kecil.
          Cek tersebut diuangkan ke bank oleh kasir kas kecil dan uangnya digunakan untuk membayar pengeluaran-pengeluaran kas kecil.
          Apabila jumlah kas kecil tinggal sedikit dan juga pada akhir periode, kasir kas kecil akan minta pengisian kembali kas kecilnya sebesar jumlah yang sudah dibayar dari kas kecil, sehingga jumlah uang dalam kas kecil kembali seperti semula. Pengeluaran-pengeluaran kas kecil baru dicatat pada saat pengisian kembali.
      Ø  Sistem Fluktuasi (fluctuating fund method)

          Dalam metode fluktuasi pembentukan dana kas kecil dilakukan dengan cara yang sama seperti pada sistem imprest.
           Perbedaannya dengan sistem imprest adalah bahwa dalam metode fluktuasi saldo rekening kas kecil tidak tetap, tetapi berfluktuasi sesuai dengan jumlah pengisian kembali dan pengeluaran-pengeluaran kas kecil. Pencatatan langsung dilakukan setiap terjadinya pengeluaran-pengeluaran dari dana kas kecil.


      Universitas Gunadarma
      1EA22


      (SYADELA)

      Minggu, 19 November 2017

      Sistem Informasi Akuntansi
      A.    Pengertian Sistem Informasi Akuntansi
                Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah sistem informasi berbasis komputerisasi yang mengolah data keuangan yang berhubungan dengan data transaksi dalam siklus akuntansi dan menyajikannya dalam bentuk laporan keuangan kepada manajemen perusahaan.
      B.     Informasi yang Dihasilkan  
      Aktiva (assets),  adalah semua hak yang dapat digunakan dalam operasi perusahaan.
      Kewajiban/utang (liabilities/pasiva)  adalah kewajiban membayar kepada pihaklain yang disebabkan oleh tindakan/transaksi sebelumnya.
      Ekuitas/modal  (equity) adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban
      Pendapatan  adalah penambahan jumlah aktiva sebagai hasil operasi perusahaan secara bruto
      Beban atau biaya  adalah pengorbanan yang terjadi dalam rangka memperoleh pendapatan.
      C.    Karakteristik
      • SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
      • Berpegang pada prosedur yang relatif standar
      • Menangani data rinci
      • Berfokus historis
      • Menyediakan informasi pemecahan minimal

      D.    Tujuan
      • Mengolah dan menyimpan data seluruh transaksi keuangan.
      • Memproses data keuangan menjadi informasi dalam pengambilan keputusan
         manajemen mengenai perencanaan dan pengendalian usaha.
      • Pengawasan terhadap seluruh aktifitas keuangan perusahaan.
      • Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan.
      • Penyajian data keuangan yang sistematis dan akurat dalam periode akuntansi 
         yang  tepat.

      E.     Komponen
      Manusia adalah pelaku yang menjalankan sistem
      Transaksi merupakan objek dari sistem informasi akuntansi sebagai masukan, lalu diproses sehingga menghasilkan informasi
      Prosedur adalah langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan transaksi atau kegiatan perusahaan.
      Dokumen yaitu berupa formulir yang digunakan sebagai sarana pencatatan pada saat transaksi
      Peralatan adalah suatu alat atau sarana yang digunakan dalam melakukan pencatatan pada sistem     informasi yang bersangkutan.
      F.     SIklus Pemprosesan Data
      Siklus akuntansi menunjukkan prosedur akuntansimulai dari sumber data sampai ke proses pencatatan/pengolahan akuntansinya.
      ·         Siklus pendapatan, prosedur pendapatan dimulai dari bagian penjualan otorisasikredit, pengambilan barang, penerimaan barang, penagihan sampai dengan penerimaan kas
      ·         Siklus pengeluaran kas, Prosedur pengeluaran kas mulai dari proses pembeliansampai ke proses pembayaran.
      ·         Siklus Produksi, Siklus produksi mulai dari bahan mentah sampai ke barang jadi
      ·         Siklus buku besar dan laporan keuangan, prosedur pencatatan dan perekaman ke jurnal dan buku besar dan pencetakan laporan-laporan keuangan yang datanya.
      ·         Sistem manajemen sumber daya, sistem ini berkaitan dengan management dan pengendalian sumber daya yang dilakukan oleh perusahaan seperti investasi dan aktiva.
      Universitas Gunadarma
      1EA22


      (SYADELA)